Archive for January, 2010

Bayam Suga

Posted in Bayam Suga, DATU BOLON: with tags , , , , , , , , on January 26, 2010 by Maridup Hutauruk

 

bayam suga, Amaranthus spinosus, L

Bayam Suga

adalah dalam bahasa Batak untuk jenis bayam duri (Amaranthus spinosus, L.). Orang Cina menyebutnya le xian cai, sementara orang Inggris mengenalnya dengan nama prickly amaranth

Jenis bayam suga ini banyak tumbuh berkeliaran di sembarang tempat di Tanah Batak terutama di tempat yang sedikit agak lembab, walaupun jenis bayam suga ini banyak juga yang tumbuh di tanah kering di sekitar rumah. 

Orang Batak sebenarnya mengenal bayam suga sebagai tanaman yang dapat dimakan sebagai sayuran, akan tetapi karena sifatnya yang berduri sehingga tidak begitu diperdulikan, padahal bayam suga ini sangat berkhasiat dan banyak kandungan zatnya yang mengandung obat untuk berbagai penyakit. Kebanyakan orang Batak, terutama di daerah Toba memanfaatkannya sebagai makanan ternak, terutama untuk makanan babi, setelah menggodoknya dengan berbagai jenis tanaman lainnya. 

Continue reading

Advertisements

Ikan Batak

Posted in BATAK:, Ikan Batak with tags , , , , , on January 17, 2010 by Maridup Hutauruk

Oleh: Maridup Hutauruk

Nama Yang Dikomersilkan

Ikan Batak (Ikan Jurung) seberat 1,4 kg dijual Rp 170.000 di perbatasan Aceh-Sumut; sumber: hampala.multiply.com

Nama Ikan Batak belakangan ini sudah demikian pamor dikenal di berbagai daerah di Indonesia dan bahkan di Bogor sudah berhasil dibudidayakan dan menjadi komoditas ekslusif yang bernilai mahal, sementara di Tanah Batak tidak demikian perkembangannya. Jenis yang mana sebenarnya yang disebut Ikan Batak itu? Kalau ditanyakan pertanyaan ini kepada orang Batak mungkin saja jawabannya berbeda-beda karena orang Batak sendiri sudah banyak yang tidak tau dan bahkan tidak perduli dengan yang disebut Ikan Batak.

Kekurangtahuan itu ternyata mengakibatkan penamaan Ikan Batak secara umum di dunia ikan di Indonesia berbeda dengan Ikan Batak yang dimaksud oleh orang Batak kebanyakan. Dari kalangan yang banyak berkecimpung dibidang perikanan terutama ikan air tawar baik dari instansi pemerintahan maupun perorangan dalam bentuk upaya pembibitan dan pembesaran mengenal Ikan Batak adalah dari genus ‘Tor’, sementara orang Batak sendiri kebanyakan mengenal Ikan Batak yang disebut ‘ihan’ adalah dari genus Neolissochilus yang memang ikan endemik di Tanah Batak yang sudah terancam punah dan masuk dalam Red List Status di IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) dengan kode Ref.57073 sejak tahun 1996.

Continue reading

Bonapasogit Association Des Familles Batak en Europe

Posted in Bonapasogit Association Des Familles Batak en Europe, GERAKAN BERSATU: with tags , on January 15, 2010 by Maridup Hutauruk

BONAPASOGIT Association Des Familles Batak en Europe

BONAPASOGIT Association Des Familles Batak en Europe, assosiasi yang terdaftar di Negara Perancis dengan peraturan hukum negara perancis tahun 1901.

Susunan kepengurusan utamanya sebagai berikut :

President  : Pontius HUTAPEA
Wakil       : Yetty ARITONANG
Sek-Jen    : Gusnedy MARPAUNG
Bendahara: Julia SIMBOLON
 
Untuk tahun 2009 kami merencanakan pertemuan Perdana BONAPASOGIT se Eropa di PARIS-FRANCE pada tanggal 3, 4, dan 5 Juli 2009.

Mulak tu bona>>>

05-PEMERINTAHAN BATAK

Posted in BATAK MENURUT WILLIAM MARSDEN: with tags , on January 14, 2010 by Maridup Hutauruk

Buku History of Sumatra karangan William Marsden yang diterbitkan pada tahun 1811 sebenarnya sudah ada yang diterjemahkan oleh Remaja Rosdakarya di tahun 1999 dan oleh Komunitas Bambu pada tahun 2008. 

Apabila anda belum memiliki buku-buku tersebut, maka Batakone mencoba untuk menerbitkan beberapa posting berserial khususnya untuk Bab-20 tentang Batak. Postingan ini tidak diambil dari dua buku terjemahan yang disebutkan di atas tetapi langsung dari teks bahasa Inggris koleksi Universitas Michigan yang dicetak oleh pengarang J. McCreery, dan diterjemahkan secara bebas. Apabila ada interpretasi yang berbeda dengan buku terjemahannya harap dimaklumi.

[Catatan kaki sebelumnya: Setelah pendirian kembali pabrik di tahun 1762 residen menuduh Datu besar (Datu Bolon, penls.), dengan sikap marah besar. Sejumlah mayat selalu terlihat mengambang dihilir sungai, dan mengajukan kerjasamanya untuk mencegah pembunuhan di negri itu, oleh karena kekacauan terjadi di daerah itu selama penanganan sementara dari pengaruh Perusahaan. “Saya tak dapat menyetujui apapun alasannya untuk pendirian pabrik itu” kata Datu itu: “Saya mendapat bagian dari pembunuhan-pembunuhan ini dengan keuntungan duapuluh dollar untuk setiap kepala bila keluarga-keluarga itu menuntut.” Satu kompensasi sebesar 30 dollar per bulan ditawarkan kepadanya, walaupun  hal ini berat untuk diberikan padanya, melihat bahwa dia adalah pihak yang kalah, sebagaimana dalam kasus ini setidaknya tiga orang setiap bulan. Dilain waktu, sewaktu residen mencoba untuk menerapkan peraturan untuk dilaksanakan, dia (Datu,penls.) mengatakan, “kami tiadah suka begito, orang kaya!”, dan mengangkat tangan kanannya sebagai tanda kepada bawahannya untuk menyerang  apabila yang dia usulkan tidak dipenuhi. Tahun-tahun berikutnya sikap dan sifat untuk kepentingan bersama telah melunakkan hati mereka menjadi lebih akomodatif.] Continue reading

Batak Menurut William Marsden

Posted in BATAK MENURUT WILLIAM MARSDEN: on January 13, 2010 by Maridup Hutauruk

Buku History of Sumatra karangan William Marsden yang diterbitkan pada tahun 1811 sebenarnya sudah ada yang diterjemahkan oleh Remaja Rosdakarya di tahun 1999 dan oleh Komunitas Bambu pada tahun 2008. 

Apabila anda belum memiliki buku-buku tersebut, maka Batakone mencoba untuk menerbitkan beberapa posting berserial khususnya untuk Bab-20 tentang Batak. Postingan ini tidak diambil dari dua buku terjemahan yang disebutkan di atas tetapi langsung dari teks bahasa Inggris koleksi Universitas Michigan yang dicetak oleh pengarang J. McCreery, dan diterjemahkan secara bebas. Apabila ada interpretasi yang berbeda dengan buku terjemahannya harap dimaklumi.

The History of Sumatra adalah sebuah buku yang diterbitkan tahun 1810 oleh penulisnya William Marsden (1754 – 1836).  Bukunya diterbitkan pada tahun 1784 sebanyak 373 halaman, dan Edisi-3 – pada tahun 1811 sebanyak 479 halaman berasal dari buku asli koleksi Universitas Michigan yang dicetak oleh pengarang J. McCreery dan dipasarkan oleh Longman, Hurst, Rees, Orme, dan Brown di tahun 1811.  Continue reading