Alam Mistis

seri….

Alam Mistis

Oleh: Maridup Hutauruk

Bangsa Batak mengenal sejumlah mahluk mistis yang digambarkan dalam bentuk binatang, unggas, serangga, binatang melata, pohon (tumbuhan) sebagai simbol keagungan dari Maha Pencipta Mulajadi Nabolon.

Walaupun semua mahluk yang disebutkan itu dianggap sebagai mahluk mistis namun lebih banyak dari mahluk tersebut yang hidup berdampingan dengan manusia itu sendiri dan tidaklah menjadi sesuatu bentuk yang disembah selayaknya dewa yang berkuasa. Namun dipandang sebagai bagian yang unik yang membaur dalam kehidupan mereka.

Beberapa mahluk mistis yang berperan dalam legenda, budaya, dan kehidupan Bangsa Batak diantaranya adalah Homang (orang), Untunguntung (kumbang), Lampulampu (kunang-kunang), Manuk (burung), Hoda (kuda), Naga (ular naga), Ilik (kadal), Ulok Bagandingtua (ular), Gaja (gajah), Horbo (kerbau), Babi (babi), Ihan (ikan), Hala (kalajengking) dan tumbuh-tumbuhan seperti Ariara (pohon beringin), Bagot (Pohon Aren) , Pangir (Jeruk Purut), Napuran (Daun Sirih), termasuk benda-benda berupa patung dan peralatan ritual. 

Homang 

Homang adalah mahluk menyerupai orang dari jenis mahluk binatang primata termasuk dalam keluarga genus homo yang sudah ada di Bumi sekitar 2,5 juta tahun yang lalu. Genus ini berasal dari keturunan yang disebut keluarga Hominidae sebagaimana kita masih dapat saksikan yang disebut Orangutan. Kata homo berasal dari bahasa Latin yang berarti man (orang) atau mungkin sebagai asal kata manusia. 

Ada beberapa spesies dari genus ini seperti Homo Neanderthalensis yang sudah punah sekitar 30.000 tahun lalu, homo floresiensis sudah punah sekitar 12.000 tahun lalu, dan ada juga Homo sapiens yang katanya masih hidup sekarang ini. Homo sapiens berasal dari bahasa latin yang berarti ‘orang bijak’.

Di Eropah dan Amerika ada saksi-saksi yang pernah melihat mahluk orang yang diberi nama Bigfoot, di India juga dijumpai yang disebut cheti. Dalam beberapa peristiwa bahwa Bangsa Batak pernah berjumpa dengan mahluk ini yang mereka sebut sebagai Homang. Jadi Orang yang dimaksud disini adalah Homang yang menurut Bangsa Batak. Orang Batak Toba menyebutnya Homang dikatakan selalu menculik manusia dari kampung-kampung namun ceritanya si-manusia selalu dikembalikan lagi. Cerita yang sama ditemukan juga dikomunitas Batak Karo yang menyebutnya dengan nama Umang. Boleh jadi yang disebut Samang (Orang asli) di Semenanjung Malaysia adalah mahluk yang sama.

gua umang

Subspesies yang berasal dari spesies Homo sapiens disebut Humans (Homo sapiens sapiens). Humans juga berasal dari bahasa latin humanus (kata sifat, adj.) yang dikatakan sebagai mahluk yang sudah mengembangkan kemampuan otak sehingga ratio isi otak menjadi lebih besar diantara semua jenis binatang. Juga disebutkan berkemampuan imajinatif, memiliki emosi, memiliki logika, memiliki kemampuan untuk pengenalan diri, juga berkemampuan mengatasi masalah.

Sebagian ahli kebinatangan (zoologist) mengatakan bahwa spesies Orangutan (pongo obelii) dan spesies Gorilla masuk dalam genus ini karena kesamaan genetikanya yang hanya berbeda 3% saja. Silsilah dari genus homo sampai ke subspecies Humans adalah sebagai berikut:

Silsilah Manusia: homang - manusia purba

Domain       : Eukaryota

Kingdom     : Animalia

Phylum        : Chordata

Class           : Mammalia

Order          : Primates

Family         : Hominidae

Genus          : Homo

Species        : Homo sapiens

Subspecies  : Homo sapiens sapiens

Sebagai referensi pembanding bahwa ‘manusia seperti saya’ dipercaya banyak kalangan berasal dari debu tanah yang menjadi hidup oleh karena adanya zat hidup dari nafas kehidupan. Banyak pula peradaban mengatakan bahwa manusia seperti saya berasal dari kayangan, sebagaimana Bangsa Batak mengatakan bahwa manusia adalah Manisia yang terlahir dari perkawinan dewa dan dewi dari kayangan dan dilahirkan di Bumi. Bangsa Batak ini juga menyebutkan bahwa manusia itu adalah jelmaan dari dewa-dewi yang disebut sebagai Jolma.

Para ahli ilmu pengetahuan mengatakan bahwa manusia yang saat ini berjumlah mencapai 7 miliar mengisi segala pelosok Bumi karena satusatunya mahluk cerdas yang secara alami berkehidupan sosial yang menggunakan system komunikasi untuk menyatakan diri, bertukar pikiran, berorganisasi dengan menciptakan struktur sosial yang demikian rumit, menciptakan tradisi, ritual, etika, nilai-nilai, norma-norma sosial, hukum, seni, sangat berkemampuan mempengaruhi dunia sekelilingnya untuk menciptakan panutan dan bahkan dapat menciptakan apa saja atas dasar keinginan.

Orang dengan banyak sebutan seperti homo, homo sapiens, homo sapiens sapiens, Homang, orangutan, dengan segala kemiripannya seperti manusia mungkin saja ada hidup sebagai manusia seperti sekarang ini, tetapi mungkin pula timbul pertanyaan yang tak terjawab apakah manusia itu ada yang menjadi jenis-jenis binatang itu? Aku harus menunggu pendapat-pendapat dari manusia-manusia yang ada sekarang ini.

bersambung ke ….

Alam Mistis – (Serangga Mistis)

One Response to “Alam Mistis”

  1. mungkin ada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: