Seri Alam Mistis2

Sebelumnya… Homang

Serangga Mistis

Oleh: Maridup Hutauruk

Untunguntung sejenis kumbang yang disebut scarab beatle sudah ada muncul di bumi ini lebih dari 300 juta tahun yang lalu. Jenis serangga ini merupakan mahluk yang dapat hidup hampir di seluruh pelosok bumi dan dari sekian banyak jenis serangga yang ada maka jenis kumbang inilah yang paling banyak spesiesnya. Berikut adalah silsilah Untunguntung dari mulai kerajaan sampai pada spesiesnya:

Domain       : Eukaryotauntung-untung

Kingdom     : Animalia

Phylum        : Arthropoda

Class           : Insecta

Order          : Coleoptera

Suborder     :PolyphagaXylotrupes gideon sumatrensis beetle

Infraorder   : Scarabaeiformia

Superfamily: Scarabaeoidea

Species        : Scarabaeus sacer

Genera        : Dynastes Hercules

Genus          : Xylotrupes gideon

                     Xylotrupes gideon ulysses

 Xylotrupes gideon sumatrensis beetle11

Genus Xylotrupes Gideon sumatranensis masih banyak dijumpai di Tanah Batak terutama di kawasan perladangan dan semak-semak.  Cara yang mudah untuk mendapatkannya adalah dengan menggunakan penerangan yang berintensitas tinggi di daerah yang belum ada perumahan. Di kawasan perumahan, serangga ini sudah jarang dijumpai karena penerangan lampu-lampu diperkampungan pada awalnya merangsang kedatangan serangga ini, namun karena umumnya mengganggu sehingga orang-orang akan mengusirnya.

Jenis-jenis serangga seperti Untunguntung tentu banyak sekali jumlahnya, namun jenis yang lebih banyak berhubungan dengan masyarakat Bangsa Batak disebut namanya ‘Jugulmeang’. Jugulmeang biasanya hidup di tanah ladang yang mengorek-ngorek tanah menjadi gembur. Biasanya serangga ini membentuk suatu lubang di dalam tanah dan mengeluarkan korekan tanah halus tersebut keluar dari lubangnya sehingga tanah tersebut bercampur dan menjadi subur.

Ada juga yang disebut ‘Heat, baca: h ê á t’ yang hidup di pohon-pohon besar seperti pohon kelapa, bargot, dan pohon buah-buahan. Morfologi serangga ini terdiri dari thorax bagian kepala dan abdomen yang menyatu dengan bagian perut. Mempunyai sayap tipis dan keras serta terbungkus dengan sayap shell yang sangat keras sehingga sangat tahan dari benturan.

Serangga jantan mempunyai bentuk yang sedikit berbeda dengan serangga betinanya. Si jantan sekilas mirip dengan bentuk badak karena mempunyai sungut yang mirip bentuk cula badak. Serangga ini berwarna cokelat kehitaman dan berkilat seperti dipoles minyak.

Lampulampu adalah kunangkunang sejenis serangga yang dapat mengeluarkan cahaya dan jelas terlihat saat malam hari. Tubuhnya berisi zat kimia khusus berupa enzim bernama lusiferin dan lusiferase. Untuk menghasilkan cahaya, dua zat kimia ini bercampur dan percampuran ini menghasilkan energi dalam bentuk cahaya.

Cahaya yang dapat dihasilkan oleh seekor Lampulampu mampu mencapai hampir 100% dari energi yang ada. Cahaya yang dihasilkan memiliki panjang gelombang sekitar 510 – 670 nanometer dan tidak mengandung ultraviolet atau inframerah.

Lampulampu juga merupakan jenis serangga dari subordo yang sama seperti Untunguntung yaitu polyphaga dan persaudaraan mereka berpisah pada Infraordo yang menjadi Elateriformia sementara Untunguntung adalah dari subordo Scarabaeiformia. Berikut adalah silsilah Lampulampu:

Silsilah Lampu-lampu (Kunang-kunang):

Domain       : Eukaryotakunang

Kingdom     : Animalia

Phylum        : Arthropoda

Class           : Insecta

Infraclass    : Neoptera

Superorder  : Endopterygota

Order          : Coleoptera

Suborder     : Polyphaga

Infraorder   : Elateriformia

Superfamily: Elateroidea

Family         : Lampyridae Latreille, 1817

Subfamily   : Cyphonocerinae

                     Lampyrinae
Luciolinae

Lampulampu dekenal secara umum dengan nama Kunangkunang (firefly) berukuran lebih kecil dan ramping, berwarna cokelat muda dan sedikit mengandung warna hijau dipinggiran sayap dan kaki, abdomen dan perut berwarna agak kuning kecoklatan. Serangga ini bila terbang dimalam hari akan memancarkan cahaya dari tubuhnya.

Untuk suasana yang gelap gulita maka cahaya yang dipancarkan oleh kunang-kunang memang cukup jitu untuk memberi penerangan atau tanda lokasi. Mengapa Lampulampu mengeluarkan cahaya dimalam hari tentu ada kepentingan yang memenuhi kegiatannya.

Demikian tingginya teknologi mereka untuk menghasilkan cahaya bukan dari energi listrik namun melalui molekul-molekul kimia. Manusia baru beberapa decade belakangan ini mampu melakukan hal yang hampir sama, yaitu setelah ditemukannya proses kimia sebagaimana terdapat pada batere.

Pengeluaran cahaya oleh Lampulampu dimalam hari adalah sebagai alat komunikasi untuk memanggil betina dalam upaya untuk berkembang biak. Ada beberapa mahluk lain yang juga mengeluarkan cahaya dikegelapan untuk maksud-maksud tertentu pula, seperti jenis-jenis cacing laut, jenis uburubur, dan mungkin masih ada jenis mahluk demikian.

Malaikat yang disebutkan di dalam legenda Batak bernama Leangleangmandi Untunguntung Nabolon, dimitoskan berwujud seperti serangga Untunguntung (Scarab Beetle) dan Lampulampu (firefly) dan bahkan disebut juga berbentuk kupu-kupu besar (Lepidoptera).

Dua jenis serangga ini diwujudkan dalam satu bentuk menjadi mahluk mistis yang di dalam kehidupan Bangsa Batak banyak berperan pada masa pembentukan Alrase oleh Mulajadi Nabolon.

Malaikat yang disebut Leangleangmandi Untunguntung Nabolon yang secara harfiah bahwa simalaikat Leangleangmandi diartikan sebagai mahluk yang dapat terbang bergerak dan berkilauan.

Dinamakan Untunguntung adalah karena dianggap serangga ini membawa keberuntungan. Sedang kata Nabolon berarti sesuatu yang besar atau lebih besar dari hirarki manusia yang diambil dari kata ‘bolon = besar’, Na bolon berarti bersifat besar. Apabila Nabolon diartikan untuk ukuran manusia maka bentuknya tentu lebih besar dari manusia itu sendiri.

Bangsa Mesir kuno juga menganggap serangga ini sebagai mahluk mistis yang mereka sebut sebagai ‘khefer Ra’ yang dilegendakan bahwa serangga ini yang membawa matahari ke bumi menjadi simbol kesuburan. scarabeus

Karena serangga ini selalu menggulung-gulung tanah sehingga berbentuk bola dan mengguling-gulingkannya di tanah, makanya mereka menganggap serangga ini yang membawa matahari ke bumi menjadi simbol kesuburan, bahkan menjadi nama seorang raja pada dinasti Kheferu dan digambarkan sebagai manusia berkepala khefer.

Ke dua serangga ini pada dasarnya berkegiatan di siang hari namun dimalam hari mereka akan mendatangi cahaya sebagai sumber panas untuk melakukan perkawinan. Bangsa Batak menggabungkan sifat dan bentuk ke dua serangga ini menjadi mahluk mistis yang digambarkan sebagai malaikat pembawa pesan dari Mulajadi Nabolon dan disebut malaikat bernama Leangleangmandi Untunguntung Nabolon.

Selanjutnya …. Manuk

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: