Terkesima (Bagian-3)

Entah berapa lama aku tertidur lelap sampai pada waktu Tondi mengusik telingaku dengan menggirik bulu burung sehingga aku terbangun. Sewaktu mataku kubukakan, maka aku melihat terang benderang dan warna warni disekitar sumber terang itu. Aku melihat ada semacam “kuda pusing – komedi putar” (merry-go-round) dengan sembilan buah dudukan yang berayun sambil mengitari pusatnya yang terang benderang tersebut. Lalu aku teringat pada pertanyaan-pertanyaan yang muncul dibenakku sebelumnya. Ah…. Benar juga…. Mulajadi Nabolon sedang menikmati perayaan? Ada kegiatan, ada kesibukan, ada keindahan, semuanya ada, tiba-tiba aku dikejutkan oleh bisikan Tondi yang mengatakan: “ Hai… mari hidup…(Let’s go alive…)!” Aku menoleh kearah bisikan itu: “mari hidup….!”, “mari hidup…..!”, ternyata aku yang dipanggil oleh bisikan itu, dan aku sadar dan tau bahwa panggilanku “mari hidup”, kemudian semua memanggilku mari hidup, dan itulah namaku. 

Kemudian Tondi mengajakku mendekat ke Sitasur yang sedang berputar-putar pada perayaan itu, dan dia berbisik: “Lihatlah…! Inilah warisan bagimu..! Ambillah tempat kedudukanmu diantara sembilan kedudukan yang tersedia itu.”  Aku memperhatikan dengan seksama semua kejadian yang ada dan mataku tertuju pada satu kedudukan diantara sembilan yang ada. Aku memperhatikan urutan-urutan tempat kedudukan itu dimulai dari tempat yang paling dekat dengan sumber putar sampai ke yang paling jauh tempat kedudukannya. 

Ketertarikanku pada warna biru membuat aku terpesona melihatnya. Kemudian Tondi berbisik lagi padaku: “Lihatlah..! sumber terang yang ada ditengah putaran itu, dia sebagi sumber kehidupan bagi sembilan tempat kedudukan itu beserta isi dan penghuninya. Itu adalah Matahari. Yang berkedudukan paling dekat dengannya adalah Merkurius, kemudian Venus, kemudian Bumi-Bulan, kemudian Mars, kemudian Jupiter, kemudian Saturnus, kemudian Uranus, kemudian Neptunus, kemudian Pluto, kemudian Nibiru, sehingga semua ada dua belas.” “Mana yang kau pilih?” Bisik Tondi padaku, dan aku menjawab “Bumi”. Maka pada saat itu Bumi diserahkan sebagai tempat kedudukanku. Aku melihat saat itu 4.5 TSK (tahun sebelum kini). 

Kemudian Tondi berbisik lagi dan katanya: “Berbahagialah engkau diberikan tempat di Bumi. Berkuasalah engkau di atasnya dan buatlah itu menjadi indah dimata Mulajadi Nabolon, agar Ia tidak berpaling darimu. Bagimu akan diturunkan takdir yang mengatur kehidupanmu dilingkungan planet tetanggamu, dan Matahari akan ditunjuk sebagai pemimpimu, mendistribusikan kehidupan diantara kamu, sebagi suluh bagimu untuk melintasi jalan yang digariskan padamu, dan seluruh kaummu yang ada di Bisak.” 

Demikianlah bisikan itu disampaikan oleh Tondi dan ini bagaikan sebuah perintah dari seorang ayah yang mewariskan harta-benda kepada anak-anaknya untuk dapat menjalankan kehidupannya masing-masing. Tempat kedudukan itu bagaikan sebidang tanah warisan yang harus dikerjakan untuk mendapatkan kehidupan masing-masing. Alangkah senangnya aku dihadiahkan tempat kedudukan di Bumi, tetapi tempat itu masih semrawut layaknya seperti hutan belantara yang masih harus dikerjakan sesuai keperluannya. Apakah itu untuk mencetak pertapakan sawah, atau untuk mendirikan bangunan rumah, atau untuk mendirikan kandang pemeliharaan ternak, atau untuk membuat taman, atau untuk membuat kolam pemancingan, mall dan gedung pencakar langit. 

Tetapi, itulah warisanku yang harus kupertanggungjawabkan untuk memelihara, mengerjakan, bahkan untuk lebih mempercantik agar tetap menarik dimata Mulajadi Nabolon, dan tempat kedudukanku ini tidak menjadi ditelantarkan begitusaja oleh Mulajadi Nabolon, melainkan menjadi kesenangan yang menghibur hatinya. Sebagaimana aku telah diwariskan untuk bertanggung jawab di salah satu galaksi maka aku sudah mendapatkan tempat kedudukan di Bumi, dan semuanya tetangga dan kaumku menjadi suatu keluarga di suatu kawasan Bisak. Maka Sitasur Bisak menjadi pusat ketertarikanku untuk menceritakannya. Dari pengamatanku terhadap kehidupan Bisak, sebagaimana telah dibisikkan oleh Tondi kepadaku, maka aku sepantasnya memberitahukan kepada semua yang mengiinginkan untuk memahami anggota-anggota galaksi yang diwariskan kepada manusia, dan berikut ini aku sampaikan sistim edarnya, sifat-sifatnya, dan semua data yang sudah dipetakan untuknya, sebagai berikut: 

MERKURI

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 58.000.000 km
  • 46.000.000 km
  • 70.000.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 92.000.000 km
Lama Hari dalam setahun 87.97 Hari-Bumi
Kecepatan Orbit rata-rata 48 km/det.
Diameter pada equator 4.900 km
Radius 2439 km
Periode rotasi 59 hari-bumi
Penyimpangan aksis ± 0º
Temperatur -279 to 801 ºF
  • Atmosfer:Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • 2,04.e-12 atm
  • Sodium, Helium, Hydrogen, Oxygen
Massa (Bumi=1) 0.056
Berat 3.30e23 kg
Kerapatan 5.42 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 0.386
Jumlah satelit yang diketahui 0

VENUS

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 108.250.000 km
  • 107,500,000 km
  • 109,000,000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 41,350,000 km
Lama Hari dalam setahun 224.7 Hari-Bumi
Kecepatan Orbit rata-rata 35 km. per det.
Diameter pada equator 12.100 k m
Radius 6052 km
Periode rotasi 243 hari-bumi
Penyimpangan aksis 178
Temperatur 864 ºF
  • Atmosfer:  Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • 90 atm
  • Carbon dioxide, nitrogen, uap air, argon, carbon monoxide, neon, sulfur dioxide
Massa (Bumi=1) 0.851
Berat 4.87e24  kg
Kerapatan 5.25 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 0.879
Jumlah satelit yang diketahui 0

BUMI

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 149.500.000 km
  • 147.000.000 km
  • 152.000.000 km
Lama Hari dalam setahun (Hari-Bumi) 365.22
Kecepatan Orbit rata-rata 30 k m per det
Diameter pada equator 12.750 km
Radius 6.378 km
Periode rotasi 23 jam 56 min
Penyimpangan aksis 23,44
Temperatur -128.6 to 136 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  •  Jenis-jenis gas
  • 1 atm
  • Nitrogen, oxygen, carbon dioxide, water vapor
Massa (Bumi=1) 1
Berat 5.98e24 kg
Kerapatan  5.52 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 1
Jumlah satelit yang diketahui 1

MARS

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  •  Terjauh
  • 227.900.000 km
  • 206.800.000 km
  • 249.000.000 km.
Lintasan terdekat ke Bumi 136.000.000 km.
Lama Hari dalam setahun 686.98 Hari-Bumi
Kecepatan Orbit rata-rata 24 k m. per det
Diameter pada equator 6795 km
Radius 3.397 km
Periode rotasi 24 jam 37 min.
Penyimpangan aksis 23.98
Temperatur -225 to 63 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • Atm
  • Carbon dioxide, nitrogen, argon, oxygen, carbon monoxide, neon, krypton, xenon,
Massa (Bumi=1) 0.107
Berat 6.42e23 kg
Kerapatan  (g/cm³) 3.94
Gravitasi (Bumi=1) 0.38
Jumlah satelit yang diketahui 2

 JUPITER

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  •  Terjauh
  • 777.500.000 km
  • 740.000.000 km
  • 815.000.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 628.500.000 km
Lama Hari dalam setahun (Hari-Bumi) 4,332.7
Kecepatan Orbit rata-rata 13 km per det
Diameter pada equator 143.000 km
Radius 71.500 km
Periode rotasi 9 jam 55 min.
Penyimpangan aksis 3.08
Temperatur -250 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • Tanpa tekanan permukaan
  • Hydrogen, helium, metana ammonia, etana,  acetylene,  phosphine, carbon mono
Massa (Bumi=1) 317,89
  1.90e27 kg
Kerapatan 1.33 g/cm³
Gravitasi 2.53 Bumi=1
Jumlah satelit yang diketahui 16

SATURNUS

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 1.427.000.000 km
  • 612.500.000 km
  • 1.506.800.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 1.227.000.000 km
Lama Hari dalam setahun 10,759(Hari-Bumi)
Kecepatan Orbit rata-rata 9,5 km/det
Diameter pada equator 120.500 km
Radius 60.000 km
Periode rotasi 10 jam 39 min.
Penyimpangan aksis 26.73
Temperatur -288 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  •  Jenis-jenis gas
  • Tak bertekanan
  • Hydrogen, helium, methane, ammonia, ethane, phosphine, (?)
Massa (Bumi=1) 95.184
Berat 5.69e26 kg
Kerapatan  0.69 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 1.07
Jumlah satelit yang diketahui 18

URANUS

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 2.870.000.000 km
  • 2.730.000.000 km
  • 3.010.000.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 2.585.500.000 km
Lama Hari dalam setahun 30,685(Hari-Bumi)
Kecepatan Orbit rata-rata 6,8 km/det
Diameter pada equator 51.100 km
Radius 25.500 km
Periode rotasi 17 jam 8 min.
Penyimpangan aksis 97.92
Temperatur -357 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • Tak bertekanan
  • Hydrogen, helium, methane,
Massa (Bumi=1) 14.54
Berat 8.69e25 kg
Kerapatan  1.27 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 0.91
Jumlah satelit yang diketahui 15

NEPTUNUS

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 4.505.000.000 km
  • 4.465.000.000 km
  • 4.545.000.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 4.312.000.000 km
Lama Hari dalam setahun 60,190 Hari-Bumi
Kecepatan Orbit rata-rata 5,4 km/det
Diameter pada equator 49.500 km
Radius 24.750 km
Periode rotasi 16 jam 7 min.
Penyimpangan aksis 28.80
Temperatur -353 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • Tak bertekanan
  • Hydrogen, helium, methane, acetylene
Massa (Bumi=1) 17.15
Berat 1.02e26  kg
Kerapatan  1.64 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 1.14
Jumlah satelit yang diketahui 8

PLUTO

  • Jarak dari Matahari: Rata-rata
  • Terpendek
  • Terjauh
  • 6.000.000.000 km
  • 4.425.000.000 km
  • 7.373.500.000 km
Lintasan terdekat ke Bumi 4.295.000.000 km
Lama Hari dalam setahun 90.800 Hari-Bumi
Kecepatan Orbit rata-rata 4,75 km/det
Diameter pada equator 2300 km
Radius 1.150 km
Periode rotasi 6 hari bumi
Penyimpangan aksis 98.8
Temperatur -387 to -369 *F
  • Atmosfer: Tekanan
  • Jenis-jenis gas
  • ?
  • Methane, nitrogen
Massa (Bumi=1) 0.002
Berat 1.31e22  kg
Kerapatan 2.03 g/cm³
Gravitasi (Bumi=1) 0.07
Jumlah satelit yang diketahui 1

BULAN

Jarak dari Bumi 385.000  km
Radius 1.737.4 km
Massa 7.3483 × 1025 g
Kerapatan 3.341 g/cm3
Gravitasi Permukaan 162.2 cm/s2
Kecepatan perputaran 2.38 km/s
Periode Orbit 27.321661 hari
Periode Rotasi Secara tetap (sinkron)
Kecepatan orbit rata-rata 1.023 km/s
Eksentris orbit 0.05490049
Inklinasi orbit 18.28 – 28.58 derajat
  • Temperatur permukaan: Siang
  • Malam
  • 107° C
  • -153° C

Disamping belangit di atas maka aku masih diajarkan oleh Tondi tentang belangit lainnya yang masih mengorbit pada Matahari, antara lain Kuiper berupa piringan es yang mengitari matahari dari jarak sekitar 15 milliar kilometer, ada juga yang disebut Qoaoar yang berjarak sekitar 1,6 milliar kilometer dari Pluto dan hanya berukuran sekitar 150 km diameternya, tentu benda-benda ini sangat kecil dibanding belangit lainnya. Kemungkinan benda-benda ini adalah sebagai mangsa, seperti satelit-satelit bernama Triton dan Nereid, juga satelit yang mengitari Saturnus bernama Phoebe, mereka-mereka ini dicurigai menelan benda-benda Kuiper tadi.

Ada juga Meteor disebut sebagai bintang jatuh (shooting star) adalah benda-benda yang jatuh ke atmosfer Bumi. Akibat gesekan denga udara bumi sewaktu jatuh maka akan terjadi pemanasan yang lintasannya terlihat ekor yang bercahaya. Benda-benda mati seperti ini yang melayang-layang tak beraturan di angkasa disebut Meteoroid. Bongkahan besar yang masih tersisah dan tidak habis terbakar sewaktu menumbuk Bumi disebut Meteorit. Diperkirakan ada 1.000 sampai 10.000 ton benda meteor yang jatuh ke Bumi setiap harinya. Karena material ini relatip kecil sehingga pada saat memasuki atmosfet Bumi akan terbakar habis atau sedemikian kecilnya berbentuk partikel dan debu sehingga jatuh tanpa mengganggu. 

Benda-benda meteor ini kebanyakan berasal dari Sitasur kita sendiri dibanding dari Sitasur lainnya dan bendanya ada yang mirip dengan bebatuan Bumi dan Bulan, tetapi adapula yang sangat berbeda dan aslinya berasal dari komet. Sejumlah meteor setiap jamnya dapat terlihat di malam hari dan kadang-kadang dapat berjumlah besar yang disebut sebagai hujan meteor. Akan lebih banyak terlihat ditengah malam dan menjelang pagi terutama sekitar bulan Agustus setiap tahunnya dimana pada saat gugusan bintang berada dekat dengan radian. 

Banyak diantara meteor berhubungan dengan komet. Leonid berhubungan dengan Komet-Tempel-Tuttle; Aquarids dan Orionid dengan Halley, dan Taurid dengan Encke. Meteorit terlihat sangat mirip dengan bebatuan Bumi, atau terlihat seperti batuan yang terbakar. Adajuga berbentuk seperti bongkahan terak besi. Ukurannya bervariasi dari besar butiran sampai yang besar. Meteorit berbentuk besi yang ditemukan di Afrika Selatan bernama Hoba dengan berat 54.000 kg. Meteorit berbentuk batu yang terbesar jatuh di Norton County-Kansas mempunyai berat 1.000 kg. Bisa dibayangkan jika hujan meteor jatuh ke Bumi dan membuat manusia terluka dan terbunuh? Kejadian jatuhnya belangit sampai ke permukaan bumi memang terjadi dan bahkan ada suatu masa yang mengakibatkan kepunahan mahluk-mahlu di bumi. 

Kebanyakan meteorit besi mengandung nikel, alloy besi. Meteorit batu mengandung batu silika, atau batu-besi. Ada 16 meteorit ditemukan di Antartika yang berasal dari planet Mars. Gas-gas yang terperangkap pada meteorit ini cocok dengan komposisi atmosfer di Mars, apakah berupa bakteri, fosil atau struktur geologi, masih perlu dipelajari manusia agar lebih faham tentang asal muasal meteorit ini diciptakan oleh Mulajadi Nabolon. 

Dalam sejarahnya, manusia telah kagum dan penuh perhatian terhadap komet, bintang berekor yang muncul di langit tanpa diketahui sebelumnya. Komet berupa benda dingin yang meninggalkan formasinya di Sitasur sekitar 4,6 miliar tahun SK. Komet berperiode pendek dapat diprediksi karena mereka ber-orbit ke Matahari kurang dari 200 tahun. Kebanyakan komet berasal dari benda-es disekitar Neptunus, dan inilah yang disebut Kuiper. 

Periode orbit yang lebih panjang ada di daerah yang sangat jauh disebut Awan Oort sekitar 100.000 AU. Komet ini akan mengitari Matahari selama 30 juta tahun. Ada sekitar triliunan komet bermukim di Awan Oort mengorbit di ujung lintasan yang masih dipengaruhi oleh gravitasi Matahari. Setiap komet memiliki bagian padat yang disebut nucleus, biasanya hanya sebesar beberapa kilometer. Nucleus mengandung bongkahan es dan gas padat yang terbungkus

dengan batuan dan debu. Bila gerakan komet mendekati Matahari maka akan terjadi pemanasan di atmosfernya yang disebut ‘coma’ dan cukup terang untuk terlihat dari Bumi.  Cahaya terang bagaikan lampu neon akibat pemanasan Matahari ini akan membentuk semburan gas dan debu daro-coma sejauh sekitar sepuluh ribuan kilometer diameternya, semburan ini yang disebut ‘Vent’. 

Akibat tekanan sinar matahari dan aliran partikel listrik yang disebut sebagai angin surya ‘solar wind’, maka akan terlihat ekor komet dan biasanya pergerakan adalah menjauhi matahari. Komet Halley berjarak tidak lebih dekat 89 juta kilometer dari matahari, dan masih lebih dekat ke matahari ketimbang ke bumi. Walau demikian ada sejumlah komet yang disebut sebagai sun-grazers, membentur langsung ke matahari atau demikian dekatnya sehingga langsung menguap. Pengaruh komet ini banyak memegang peran terhadap evolusi di Bumi, terutama selama adanya sejarah bumi miliaran tahun yang lalu. Banyak yang mempercayai bahwa komet membawa air dan molekul-molekul organik ke Bumi. 

Ada juga Asteroid adalah pecahan-pecahan yang tertinggal dari formasi Sitasur kira-kira 4,6 milliar tahun SK. Kebanyakan pecahan ini berasal dari orbit matahari disekitar lingkaran antara Mars dan Jupiter. Daerah di Sitasur ini disebut lingkaran asteroid atau lintasan utama ‘Main Belt’, yang berisi jutaan asteroid berbagai ukuran dari diameter < 1 km sampai diameter 940 km. Asteroid mengorbit secara elips mengelilingi matahari. Gravitasi Jupiter yang besar sering berbenturan dengan gravitasi Mars, atau asteroid lain merubah orbit asteroid dan melemparkannya keluar dari lintasan utama ‘Main Belt’. Sebagai contoh, bulan Mars ‘Phobos’ dan ‘Deimos’ yang menyerap asteroid. Dipercaya bahwa pecahan asteroid telah menghantam bumi dan memegang penan perubahan sejarah geologi bumi dan evolusi kehidupan di bumi. 

Kepunahan dinosaurus 65 juta tahun SK ada hubungannya dengan benturan ini di semenanjung Yucatan-Mexico. Asteroid berarti “mirip bintang” dalam bahasa Yunani. Asteroid mengorbit matahari berjarak sekitar 195 juta kilometer. Sama seperti meteorit dari sisa komet atau asteroid yang ditemukan di bumi, ¾ nya benar-benar hitam kelam. Asteroid yang hitam kelam ini banyak mengandung karbon yang disebut sebagai ‘carbonaceous chondrits’ atau sekitar seperenam jumlah asteroid berwarna kemerahan yang mengandung batuan besi disebut Vesta, salah satu asteroid terbesar dan komposisinya juga ditemukan di Bumi. Gaspra ditemukan dengan kubah sepanjang 19 km. Asteroid Ida dengan kubah sepanjang 52 km. dan Ida juga mempunyai bulan yang disebut Dactyl. 

PERHATIAN:  Isi artikel ini adalah bagian dari buku novel Perjalanan Spiritual Ke Tanah Batak adalah Copy Right dan apabila menyadur atau memetik isi novel ini agar meminta izin melalui situs ini, dan harus mencantumkan judul bukunya dan sumbernya dari BATAK ONE https://batakone.wordpress.com.

Sebelumnya<<<>>>Selanjutnya

Mulak tu bona>>>

One Response to “Terkesima (Bagian-3)”

  1. Great post again..I ve been hanging around this site for few days and found some good informative posts..though not expert written but written by the experience that I think helps more than technical write-ups!..I wish I cld be an author here:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: